Berita
Menciptakan Gaya Hidup Ramah Lingkungan (eco lifestyle): Dengan Komposter dan Urban Farming

Permasalahan sampah dan minimnya keasrian hunian kian mendera warga Ibu Kota. Menjawab soal tersebut, pada 31 Agustus 2017 lalu, Podomoro University, berkolaborasi dengan Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) dan Kelurahan Tanjung Duren Selatan menyelenggarakan kegiatan “Pengolahan Sampah Rumah Tangga dengan Komposting dan Urban Farming”, di RPTRA (Ruang Terbuka Ramah Anak) Amanah Bunda, Tanjung Duren Selatan.

Antusiasme warga masyarakat rupanya cukup tinggi. Dari semula yang ditargetkan hanya untuk 30 orang peserta, ternyata yang hadir hari itu mencapai lebih dari 50 orang, sebagian besar adalah perempuan dan ibu-ibu.

Acara dibuka oleh Lurah Tanjung Duren Selatan, Bapak Bayu Fadayen Gantha. Dilanjutkan sesi pertama tentang “Perancangan Rumah Sehat” yang dibawakan oleh Carolina Setiawan (Dosen Arsitektur, Podomoro University),  sesi kedua  oleh Elsa Sembiring (Dosen Teknik Lingkungan, Podomoro University) bertajuk  “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga”. Pak Kadek bersama Tim YAPL memberikan materi tentang pembuatan kompos dan budidaya tanaman.

“Manfaat Tanaman Organik dan Herbal” yang disampaikan Nilam Atsirina (Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota, Podomoro University) bersama Tim YAPL menjadi sesi intraktif cukup seru, karena banyak peserta  penggemar tanaman herbal dan ingin membudidayakannya. Sebagian peserta berminat untuk ikut kegiatan tindaklanjut agar mereka benar-benar dapat menerapkannya.

Tak kalah seru, acara kuis memilah sampah yang dipandu oleh Pratama Haditua bersama Andre Felix dan Satria Agus (Dosen Manajemen dan Rekayasa Konstruksi, Podomoro University). Peserta dibagi dalam tiga kelompok dan berlomba untuk memilah tiga macam jenis sampah basah, kering dan berbahaya secara tepat dalam waktu 3 menit.

Kegiatan tindak lanjut akan dilakukan berupa workshop budidaya tanaman secara vertikal dan penerapan komposter di rumah tangga (***)







01 September 2017